Tuesday, August 22, 2017

SD Muhammadiyah 4 Surabaya - Sekolah Teladan Nasional

Empat Siswa Mudipat Wisuda Hafidz Qur’an

Alhamdulillahirrabbil’alamin, empat siswa kami baru-baru ini “bermahkotakan” kemuliaan dari Allah SWT karena telah lulus dan wisuda Munaqosyah Hafidz Al Qur'an Juz 30 & QS Ar-Rahman dengan amat baik. Kegiatan tersebut diselenggarakan Tajdied Center Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, di Gresik, 21 Mei 2017 lalu.

Read more: Empat Siswa Mudipat Wisuda Hafidz Qur’an

 

Rabyn Jorgensen, Berlatihlah Renang

Olahraga renang memang tak populer seperti sepak bola di Indonesia. Namun, siapa sangka kalau olahraga air ini bisa membantu perkembangan otak dan gerak anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD).

Tim peneliti dari Griffith Institute for Educational Research, Australia, menyatakan, belajar berenang pada usia dini membuat anak meraih perkembangan lebih cepat pada area kognitif, fisik, dan bahasa.

Dalam studi tersebut, tim melakukan survei pada 7.000 orang tua yang mempunyai anak di bawah usia 10 tahun. Penelitian berlangsung lebih dari tiga tahun dengan partisipan berasal dari Australia, Selandia Baru, dan Amerika Serikat. Peneliti memberi daftar perkembangan anak dan meminta para orang tua mengidentifikasi perkembangan anak mereka.

Untuk mencegah adanya kemungkinan bias orang tua dalam penelitian, tim peneliti juga mengobservasi 180 anak berusia 3-8 tahun dalam penelitian. Jumlah partisipan tersebut membuat penelitian ini menjadi studi paling komprehensif di dunia tentang anak-anak terkait dengan renang.

Menurut Robyn Jorgensen, guru besar Universitas Griffith yang juga kepala penelitian ini, sejumlah kemampuan anak-anak yang dilatih berenang sejak dini muncul lebih cepat dibanding anak-anak lainnya. “Banyak dari kemampuan-kemampuan itu yang membantu mereka menuju masa transisi dalam pembelajaran formal, seperti masa pra-sekolah dan masa sekolah,” kata Robyn, sebagaimana dilansir situs Medical News Today.

Robyn menambahkan, hasil penelitian menunjukkan perbedaan kecerdasan antara anak-anak yang berpartisipasi dalam renang dan mereka yang tidak adalah signifikan. Ini terlepas dari latar belakang sosial-ekonomi orang tua.

 

Berdasarkan penelitian, dua grup dengan sosial-ekonomi tertinggi menunjukkan hasil tes yang lebih baik dibanding dua grup dengan sosial-ekonomi lebih rendah. Namun, keempat grup tersebut mempunyai nilai yang lebih baik dibanding populasi normal. Peneliti juga menyatakan, tidak ada perbedaan hasil terkait dengan perbedaan jenis kelamin. Artinya, renang mempunyai nilai manfaat yang sama antara laki-laki dan perempuan.

 

Seperti diprediksi sebelumnya oleh para peneliti, anak-anak yang ikut ambil bagian dalam kegiatan renang pada usia dini mencapai perkembangan fisik yang lebih cepat. Peneliti juga terkejut, bahwa anak-anak tersebut secara signifikan mempunyai kemampuan visual-motorik yang lebih baik. Kemampuan tersebut di antaranya menggunting kertas, mewarnai, menggambar, serta membuat bentuk benda.

Bukan hanya itu, anak-anak yang diajari berenang sejak dini juga punya skor yang lebih tinggi dalam tugas-tugas yang berhubungan dengan hitung-hitungan. Mereka juga punya ekspresi oral yang lebih baik. Ekspresi oral adalah kemampuan untuk berbicara dan menjelaskan sesuatu. Kemampuan yang diraih secara lebih cepat ini kelak akan menguntungkan si anak pada usia berikutnya.(*)

 

LOS yang Menyenangkan

“Berdo’a itu harus tenang, duduk yang baik, tangannya dilipat,” ujar Ustadzah Yuli dalam kegiatan Layanan Orientasi Sekolah (LOS). Kegiatan yang diikuti oleh 254 peserta didik baru tahun pelajaran 2017/2018 itu diadakan pada Senin-Selasa (17-18/7). Dilaksanakan di sekolah untuk menyambut kedatangan peserta didik baru. LOS juga digunakan sebagai sarana perkenalan siswa baru terhadap lingkungan di sekolah.

Read more: LOS yang Menyenangkan

   

Abah Dahlan Iskan Bawa Inspirasi ke Pucang

"Pagi ini saya melihat sendiri siswa-siswi SD Muhammadiyah 4 Surabaya seperti melihat masa depan Indonesia yang amat cerah. Saya bangga pada para pembina/guru SD ini yang tidak hanya mampu memberi ilmu tapi juga memberikan inspirasi mengenai masa depan mereka." Ujar Bapak Dahlan Iskan saat bersilaturrahim di SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya, Rabu pagi (19/7/2017).

Read more: Abah Dahlan Iskan Bawa Inspirasi ke Pucang

 

Mudipat Me-recharging Guru & Karyawan

SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat) terus melaju untuk maju dan bersinar bersama. Kali ini, Sabtu (17/7/2017, Mudipat menggelar acara recharging guru dan karyawan dalam rangka menyongsong tahun pelajaran baru 2017/2018 di Auditorium TMB. Hadir sebagai penge-charge yaitu Prof. Daniel M Rosyid PhD MRINA, Guru Besar ITS dan Ust. Pahri SAg MM, Kepala SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi Malang. Kegiatan tersebut juga dihadiri kepala sekolah juga guru Muhammadiyah dari beberapa daerah di Jawa Timur.

Read more: Mudipat Me-recharging Guru & Karyawan

   

Page 4 of 106

Alamat Sekolah

Pucang Anom 93 Surabaya 60282
East Java, Indonesia
Phone: +6231-5037648 / +6231-5020933
Fax: +6231-5037646 / +6231-5020933
Email: sdm4pucang@yahoo.com
Website: www.sdm4sby.com

Peta Sekolah

World Visitor