Thursday, May 24, 2018

SD Muhammadiyah 4 Surabaya - Sekolah Teladan Nasional

Nasya Selensafir, Jago Matematika yang Bercita-cita Ingin Jadi Dokter

SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya meraih prestasi lagi. Kali ini melalui siswa yang bernama Nasya Selensafir kelas II-D. “Alhamdulillah saya dapat juara 3 Olympiade Matematika, ini pertama kali saya ikut lomba matematika, senang rasanya,” ujar Nasya gembira.

Read more: Nasya Selensafir, Jago Matematika yang Bercita-cita Ingin Jadi Dokter

 

Rabyn Jorgensen, Berlatihlah Renang

Olahraga renang memang tak populer seperti sepak bola di Indonesia. Namun, siapa sangka kalau olahraga air ini bisa membantu perkembangan otak dan gerak anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD).

Tim peneliti dari Griffith Institute for Educational Research, Australia, menyatakan, belajar berenang pada usia dini membuat anak meraih perkembangan lebih cepat pada area kognitif, fisik, dan bahasa.

Dalam studi tersebut, tim melakukan survei pada 7.000 orang tua yang mempunyai anak di bawah usia 10 tahun. Penelitian berlangsung lebih dari tiga tahun dengan partisipan berasal dari Australia, Selandia Baru, dan Amerika Serikat. Peneliti memberi daftar perkembangan anak dan meminta para orang tua mengidentifikasi perkembangan anak mereka.

Untuk mencegah adanya kemungkinan bias orang tua dalam penelitian, tim peneliti juga mengobservasi 180 anak berusia 3-8 tahun dalam penelitian. Jumlah partisipan tersebut membuat penelitian ini menjadi studi paling komprehensif di dunia tentang anak-anak terkait dengan renang.

Menurut Robyn Jorgensen, guru besar Universitas Griffith yang juga kepala penelitian ini, sejumlah kemampuan anak-anak yang dilatih berenang sejak dini muncul lebih cepat dibanding anak-anak lainnya. “Banyak dari kemampuan-kemampuan itu yang membantu mereka menuju masa transisi dalam pembelajaran formal, seperti masa pra-sekolah dan masa sekolah,” kata Robyn, sebagaimana dilansir situs Medical News Today.

Robyn menambahkan, hasil penelitian menunjukkan perbedaan kecerdasan antara anak-anak yang berpartisipasi dalam renang dan mereka yang tidak adalah signifikan. Ini terlepas dari latar belakang sosial-ekonomi orang tua.

 

Berdasarkan penelitian, dua grup dengan sosial-ekonomi tertinggi menunjukkan hasil tes yang lebih baik dibanding dua grup dengan sosial-ekonomi lebih rendah. Namun, keempat grup tersebut mempunyai nilai yang lebih baik dibanding populasi normal. Peneliti juga menyatakan, tidak ada perbedaan hasil terkait dengan perbedaan jenis kelamin. Artinya, renang mempunyai nilai manfaat yang sama antara laki-laki dan perempuan.

 

Seperti diprediksi sebelumnya oleh para peneliti, anak-anak yang ikut ambil bagian dalam kegiatan renang pada usia dini mencapai perkembangan fisik yang lebih cepat. Peneliti juga terkejut, bahwa anak-anak tersebut secara signifikan mempunyai kemampuan visual-motorik yang lebih baik. Kemampuan tersebut di antaranya menggunting kertas, mewarnai, menggambar, serta membuat bentuk benda.

Bukan hanya itu, anak-anak yang diajari berenang sejak dini juga punya skor yang lebih tinggi dalam tugas-tugas yang berhubungan dengan hitung-hitungan. Mereka juga punya ekspresi oral yang lebih baik. Ekspresi oral adalah kemampuan untuk berbicara dan menjelaskan sesuatu. Kemampuan yang diraih secara lebih cepat ini kelak akan menguntungkan si anak pada usia berikutnya.(*)

 

Gelar Ebta Praktik Memasak untuk Mendidik Rasa Sayang Pada Petani

Ustadzah Sumarlik SAg dan ketiga rekannya tampak cekatan menyecap makanan yang tersaji di meja. Yaitu fuyunghai beraneka "wajah" dan minuman berbahan buah. Usai menyecap keempat tim juri itu lantas sedikit berfikir, menimbang-nimbang untuk membubuhkan nilai pada hidangan tersebut.

Read more: Gelar Ebta Praktik Memasak untuk Mendidik Rasa Sayang Pada Petani

   

Siswa-siswi Mudipat Berlatih Basket Bareng DBL Academy

“Cara mendribling bola yang benar adalah bola didorong dipantul-pantulkan ke bawah pakai jari tangan bukan telapak tangan, bola tidak boleh dipukul-pukul pakai telapak tangan, posisi badan agak condong ke depan tidak membungkuk, pandangan ke depan,” ujar Alfian dalam Choaching Clinic Basket pada Kamis (8/2/2018) di lapangan olahraga SD Muhammadiyah 4 Surabaya atau mudipat yang diadakan DBL Academy.

Read more: Siswa-siswi Mudipat Berlatih Basket Bareng DBL Academy

 

Si Mungil Rama Raup Enam Medali Wushu Tingkat Kota dan Provinsi

Postur tubuh Radithya Ramadhani Rahman sangatlah mungil, usianya pun masi belia, 8 tahun. Tapi bocah kelas 2-D SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat) ini sudah mampu merengkuh prestasi luar biasa. Rama -sapaannya- baru-baru ini meraup enam medali sekaligus dalam dua kejuaraan Wushu tingkat kota dan provinsi.

Read more: Si Mungil Rama Raup Enam Medali Wushu Tingkat Kota dan Provinsi

   

Page 4 of 121

Alamat Sekolah

Pucang Anom 93 Surabaya 60282
East Java, Indonesia
Phone: +6231-5037648 / +6231-5020933
Fax: +6231-5037646 / +6231-5020933
Email: sdm4pucang@yahoo.com
Website: www.sdm4sby.com

Peta Sekolah

World Visitor