Wednesday, January 17, 2018

SD Muhammadiyah 4 Surabaya - Sekolah Teladan Nasional

Mudipat Kuatkan Aqidah Siswa Jelang Hari Raya Umat Agama Saudara Lain!

“Berdakwah kepada teman-teman Kristen harus dilakukan dengan cara yang santun, ajak mereka dialog atau debat, seperti yang pernah dilakukan oleh Rasulullah, ketika itu beliau ditantang debat oleh kaum Nasrani Najran,” ujar Ustadz Paulus Edi Prayitno dalam Kajian Kristologi di TMB lantai 4 yang diikuti siswa-siswi kelas V dan VI SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya pada Selasa (12/12/2017).

Read more: Mudipat Kuatkan Aqidah Siswa Jelang Hari Raya Umat Agama Saudara Lain!

 

Rabyn Jorgensen, Berlatihlah Renang

Olahraga renang memang tak populer seperti sepak bola di Indonesia. Namun, siapa sangka kalau olahraga air ini bisa membantu perkembangan otak dan gerak anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD).

Tim peneliti dari Griffith Institute for Educational Research, Australia, menyatakan, belajar berenang pada usia dini membuat anak meraih perkembangan lebih cepat pada area kognitif, fisik, dan bahasa.

Dalam studi tersebut, tim melakukan survei pada 7.000 orang tua yang mempunyai anak di bawah usia 10 tahun. Penelitian berlangsung lebih dari tiga tahun dengan partisipan berasal dari Australia, Selandia Baru, dan Amerika Serikat. Peneliti memberi daftar perkembangan anak dan meminta para orang tua mengidentifikasi perkembangan anak mereka.

Untuk mencegah adanya kemungkinan bias orang tua dalam penelitian, tim peneliti juga mengobservasi 180 anak berusia 3-8 tahun dalam penelitian. Jumlah partisipan tersebut membuat penelitian ini menjadi studi paling komprehensif di dunia tentang anak-anak terkait dengan renang.

Menurut Robyn Jorgensen, guru besar Universitas Griffith yang juga kepala penelitian ini, sejumlah kemampuan anak-anak yang dilatih berenang sejak dini muncul lebih cepat dibanding anak-anak lainnya. “Banyak dari kemampuan-kemampuan itu yang membantu mereka menuju masa transisi dalam pembelajaran formal, seperti masa pra-sekolah dan masa sekolah,” kata Robyn, sebagaimana dilansir situs Medical News Today.

Robyn menambahkan, hasil penelitian menunjukkan perbedaan kecerdasan antara anak-anak yang berpartisipasi dalam renang dan mereka yang tidak adalah signifikan. Ini terlepas dari latar belakang sosial-ekonomi orang tua.

 

Berdasarkan penelitian, dua grup dengan sosial-ekonomi tertinggi menunjukkan hasil tes yang lebih baik dibanding dua grup dengan sosial-ekonomi lebih rendah. Namun, keempat grup tersebut mempunyai nilai yang lebih baik dibanding populasi normal. Peneliti juga menyatakan, tidak ada perbedaan hasil terkait dengan perbedaan jenis kelamin. Artinya, renang mempunyai nilai manfaat yang sama antara laki-laki dan perempuan.

 

Seperti diprediksi sebelumnya oleh para peneliti, anak-anak yang ikut ambil bagian dalam kegiatan renang pada usia dini mencapai perkembangan fisik yang lebih cepat. Peneliti juga terkejut, bahwa anak-anak tersebut secara signifikan mempunyai kemampuan visual-motorik yang lebih baik. Kemampuan tersebut di antaranya menggunting kertas, mewarnai, menggambar, serta membuat bentuk benda.

Bukan hanya itu, anak-anak yang diajari berenang sejak dini juga punya skor yang lebih tinggi dalam tugas-tugas yang berhubungan dengan hitung-hitungan. Mereka juga punya ekspresi oral yang lebih baik. Ekspresi oral adalah kemampuan untuk berbicara dan menjelaskan sesuatu. Kemampuan yang diraih secara lebih cepat ini kelak akan menguntungkan si anak pada usia berikutnya.(*)

 

Hai Manusia, Mau Jadi Warga Surga Apa Warga Neraka?

Para penghuni neraka selain orang kafir atau bertuhan selain Allah adalah mereka yang bermain-main dalam beragama Islam. Siapa mereka? Ialah yang percaya Allah tapi masih syirik alias menyekutukan kuasa Allah. Itu disampaikan guru senior AIK SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat) Ustad Muhammad Sholihin SAg MPSDM pada pengajian tafsir Qur'an di Masjid KHA Dahlan Mudipat, Jum'at (7/12/2017).

Read more: Hai Manusia, Mau Jadi Warga Surga Apa Warga Neraka?

   

Bismillah, Trio Robotika Mudipat Siap Rebut Emas RoboCup Thailand

Api semangat untuk meraih prestasi SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat) tak akan pernah padam. Itu dibuktikan dengan menggeloranya semangat bocah-bocah Mudipat dalam setiap kejuaraan. Teranyar misalanya, trio tim Robotika Mudipat yang akan berlaga pada RoboCup Asia Pacific Thailand 2017, di Bangkok International Trade & Exhibition Centre (Bitec), 12-18 Desember 2017 mendatang.

Read more: Bismillah, Trio Robotika Mudipat Siap Rebut Emas RoboCup Thailand

 

Kyai Mahsun: Muhammadiyah Pemilik Syah Negara Ini

Kyai Dr Mahsun Djayadi MAg mengatakan persyarikatan Muhammadiyah yang secara tegas menyatakan Indonesia sebagai darul 'ahdi wassyahadah (negara yang dibentuk atas dasar perjanjian/kesaksian) sudah final tak dapat dinego lagi. Kalau ada yang menego keindonesiaan Muhammadiyah, dia parlu membuka buku sejarah lagi. Itu disampaikan Ketua PDM Kota Surabaya pada ceramah pembinaan Guru dan Karyawan pra Pegawai Tetap SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya, Senin (4/12/2017).

Read more: Kyai Mahsun: Muhammadiyah Pemilik Syah Negara Ini

   

Page 4 of 117

Alamat Sekolah

Pucang Anom 93 Surabaya 60282
East Java, Indonesia
Phone: +6231-5037648 / +6231-5020933
Fax: +6231-5037646 / +6231-5020933
Email: sdm4pucang@yahoo.com
Website: www.sdm4sby.com

Peta Sekolah

World Visitor