Thursday, June 22, 2017

SD Muhammadiyah 4 Surabaya - Sekolah Teladan Nasional

SELALU, MUDIPAT MENGUASAI PODIUM JUARA!

Alhamdulillahirabbil’alamin, kembali tim Robotika SD Muhammadiyah 4 (Mudipat) Pucang Surabaya menguasai podium juara. Kali ini bocah-bocah Mudipat ini memboyong banyak medali: 6 gold medal, 6 silver medal, dan 12 bronze medal. Sehingga Robotika Mudipat berhak menyandang gelar Juara Umum pada Wonderful Indonesia Robot Challenge (WIRC) Regional Jawa Timur, di Eco Green Park Kota Batu, 12-14 Maret 2017.

Read more: SELALU, MUDIPAT MENGUASAI PODIUM JUARA!

 

Rabyn Jorgensen, Berlatihlah Renang

Olahraga renang memang tak populer seperti sepak bola di Indonesia. Namun, siapa sangka kalau olahraga air ini bisa membantu perkembangan otak dan gerak anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD).

Tim peneliti dari Griffith Institute for Educational Research, Australia, menyatakan, belajar berenang pada usia dini membuat anak meraih perkembangan lebih cepat pada area kognitif, fisik, dan bahasa.

Dalam studi tersebut, tim melakukan survei pada 7.000 orang tua yang mempunyai anak di bawah usia 10 tahun. Penelitian berlangsung lebih dari tiga tahun dengan partisipan berasal dari Australia, Selandia Baru, dan Amerika Serikat. Peneliti memberi daftar perkembangan anak dan meminta para orang tua mengidentifikasi perkembangan anak mereka.

Untuk mencegah adanya kemungkinan bias orang tua dalam penelitian, tim peneliti juga mengobservasi 180 anak berusia 3-8 tahun dalam penelitian. Jumlah partisipan tersebut membuat penelitian ini menjadi studi paling komprehensif di dunia tentang anak-anak terkait dengan renang.

Menurut Robyn Jorgensen, guru besar Universitas Griffith yang juga kepala penelitian ini, sejumlah kemampuan anak-anak yang dilatih berenang sejak dini muncul lebih cepat dibanding anak-anak lainnya. “Banyak dari kemampuan-kemampuan itu yang membantu mereka menuju masa transisi dalam pembelajaran formal, seperti masa pra-sekolah dan masa sekolah,” kata Robyn, sebagaimana dilansir situs Medical News Today.

Robyn menambahkan, hasil penelitian menunjukkan perbedaan kecerdasan antara anak-anak yang berpartisipasi dalam renang dan mereka yang tidak adalah signifikan. Ini terlepas dari latar belakang sosial-ekonomi orang tua.

 

Berdasarkan penelitian, dua grup dengan sosial-ekonomi tertinggi menunjukkan hasil tes yang lebih baik dibanding dua grup dengan sosial-ekonomi lebih rendah. Namun, keempat grup tersebut mempunyai nilai yang lebih baik dibanding populasi normal. Peneliti juga menyatakan, tidak ada perbedaan hasil terkait dengan perbedaan jenis kelamin. Artinya, renang mempunyai nilai manfaat yang sama antara laki-laki dan perempuan.

 

Seperti diprediksi sebelumnya oleh para peneliti, anak-anak yang ikut ambil bagian dalam kegiatan renang pada usia dini mencapai perkembangan fisik yang lebih cepat. Peneliti juga terkejut, bahwa anak-anak tersebut secara signifikan mempunyai kemampuan visual-motorik yang lebih baik. Kemampuan tersebut di antaranya menggunting kertas, mewarnai, menggambar, serta membuat bentuk benda.

Bukan hanya itu, anak-anak yang diajari berenang sejak dini juga punya skor yang lebih tinggi dalam tugas-tugas yang berhubungan dengan hitung-hitungan. Mereka juga punya ekspresi oral yang lebih baik. Ekspresi oral adalah kemampuan untuk berbicara dan menjelaskan sesuatu. Kemampuan yang diraih secara lebih cepat ini kelak akan menguntungkan si anak pada usia berikutnya.(*)

 

INOVASI HARGA MATI

Bertahan adalah kegagalan. Menyarang adalah pertahanan terbaik. "Kita bertahan saja, sudah gagal sekolah kita. Sehingga kita harus menciptakan inovasi-inovasi untuk mewujudkan mutu dan keunggulan sekolah," tutur Kepala SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya Ustad Edy Susanto,M.Pd. pada pidato pembukaan Rapat Kerja Sekolah Tahun pelajaran 2017/2018 di Aula TMB, Ahad, 12 Maret 2017.

Read more: INOVASI HARGA MATI

   

Morohira : Jepang Pernah Mengalami Masa Suram

Kaori Morohira, staf Konsulat Jenderal Jepang tersenyum senang ketika menyambut kedatangan siswa-siswa SD Muhammadiyah 4 Surabaya di aula Konsulat Jenderal Jepang. “Yokoso” ucap Kaori ketika menyambut kedatangan siswa-siswa. Kedatangan siswa-siswa tersebut merupakan bagian dari kegiatan pelatihan Bahasa jepang yang diadakan oleh SD Muhammadiyah 4 Surabaya pada 9 Maret 2017.

Read more: Morohira : Jepang Pernah Mengalami Masa Suram

 

Dokcil Mudipat Diklat di Husada Utama

Program Dokter Kecil (Dokcil) SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya disambut gembira oleh siswa dan orangtua siswa sejak berdirinya 16 tahun silam. Itu terlihat dari antusiasme para dokcil dalam mengikuti kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan sekolah. Termasuk juga dalam Diklat Dokcil -tahun pelajaran 2016/2017- yang baru saja dilaksakan di Rumah Sakit Husada Utama Surabaya, pada Rabu, 8 Maret 2017. Saat diklat, para dokcil sejumlah 80 siswa kelas 4 dan 5 benar-benar serius mendalami wawasan pelayanan kesehatan dan pengetahuan umum seputar kesehatan sebagai bekal duta dokcil sekolah.

Read more: Dokcil Mudipat Diklat di Husada Utama

   

Page 4 of 102

Alamat Sekolah

Pucang Anom 93 Surabaya 60282
East Java, Indonesia
Phone: +6231-5037648 / +6231-5020933
Fax: +6231-5037646 / +6231-5020933
Email: sdm4pucang@yahoo.com
Website: www.sdm4sby.com

Peta Sekolah

World Visitor